Kabupaten Wajo, Tabloid Informan 01 – UPT SMAN 14 Wajo merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang terletak di Desa Lompoloang, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. Sekolah ini menjadi tempat menimba ilmu bagi ratusan siswa dari berbagai desa di sekitarnya. Terletak di lingkungan yang asri dan dikelilingi hamparan persawahan, SMAN 14 Wajo dikenal sebagai sekolah yang memiliki suasana belajar yang tenang dan nyaman. Namun, di balik keindahan alamnya, sekolah ini menghadapi satu tantangan besar yang datang hampir setiap tahun — banjir.
Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Wajo, air dari daerah sekitar meluap dan menggenangi kawasan sekolah. Dalam kondisi terparah, ketinggian air bahkan bisa mencapai satu meter, membuat seluruh aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara. Fenomena ini sudah menjadi langganan tahunan bagi SMAN 14 Wajo dan menjadi kendala utama dalam menjaga kelancaran kegiatan pendidikan.
Meski harus berhadapan dengan kondisi sulit, semangat para guru dan siswa di SMAN 14 Wajo tidak pernah surut. Setiap kali banjir datang, mereka dengan sigap mengevakuasi peralatan sekolah ke tempat yang lebih tinggi agar tidak rusak. Setelah air surut, seluruh warga sekolah bahu-membahu membersihkan ruang kelas, halaman, dan fasilitas lainnya yang tertutup lumpur.
Bagi mereka, banjir bukan alasan untuk menyerah. Justru situasi ini menumbuhkan rasa gotong royong dan kepedulian antarwarga sekolah. Proses belajar tetap diupayakan berjalan, meski harus berpindah tempat atau dilakukan secara sederhana.
Warga sekolah dan masyarakat sekitar berharap ada tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun pusat untuk mengatasi persoalan banjir yang menimpa SMAN 14 Wajo. Upaya seperti pembangunan saluran drainase, tanggul penahan air, atau peninggian lahan sekolah diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang agar kegiatan belajar mengajar tidak lagi terganggu setiap musim hujan tiba.
Banjir memang menjadi ujian berat bagi SMAN 14 Wajo, namun semangat juang para guru dan siswanya menjadi bukti bahwa pendidikan tidak akan berhenti hanya karena genangan air. Dengan dukungan semua pihak, besar harapan agar sekolah ini dapat terus berkembang dan menjadi tempat yang nyaman untuk mencetak generasi penerus bangsa.
Pewarta/ Ansar Bolong
