Proyek Penanggulangan Banjir Sungai Walanae-cendranae Kabupaten Wajo Di Duga Dikerja Asal-asalan.

Wajo – tabloidinforman01.com – Berdasarkan temuan tim investigasi dilapangan oleh pimpinan media yang akrab dipanggil Ansar bolong, menemukan adanya dugaan indikasi penyalahgunaan anggaran proyek penanggulangan banjir sungai walanae-cendranae kabupaten Wajo.

Dari hasil pemantauan pengerjaan proyek tersebut terlihat ada kejanggalan, dimana batu- batu tanggul yang disusun dibagian dasar sungai itu adalah berupa batu yang ukurannya kecil-kecil sedangkan yang bagian atasnya adalah batu yang ukurannya besar, dan pemasangan batunya terlihat agak jarang- jarang jaraknya, dan ketika ada arus yang deras pastilah akan bergeser. Dengan kondisi proyek yang menghabiskan dana milyaran rupiah tersebut sangatlah merugikan negara.

Ansar juga menambahkan, ” kayaknya pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak memikirkan dampaknya apalagi material batu untuk pondasi tanggulnya diduga diambil dari tambang ilegal dan tidak berizin, solarnya pun bukan solar industri tapi memakai solar subsidi, ” tuturnya.

Proyek Penanggulangan Banjir Sungai Walanae-cendranae Kabupaten Wajo Di Duga Dikerja Asal-asalan.

Lebih lanjut ansar menjelaskan, ” proyek tersebut dianggarkan dari dana APBN tahun 2024 sebanyaknya Rp. 17.774.508.000 dan di kerjakan oleh PT. Tantui Enam Kontruksi. Konsultan CV. Intishar Karya sedangkan waktu pengerjaan selama 240 hari kalender dengan nomor kontrak HK-02-01/Au.7.3/SPK/IV/01 dimulai tanggal 18 April 2024 tahun ini dan berlokasi di Desa ujungpero kec.sabbangparu..kab wajo ” Tutup ansar.

“Laporan Ansar Bolong”

More From Author

Di Duga Langgar Perda dan Tak Miliki Izin, Stadium Billiard dan Cafe di Makassar Didesak Tutup

Kapolsek Sabbang Paru Bersama Tim Sabtrac Comunity Berikan Bansos Kepada Warga Yang Terdampak Banjir Di Desa Wage Kecamatan Sabbang Paru Kabupaten Wajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *